Kemarin saya sempat membaca artikel di PCMedia mengenai bahasa pemrograman NUSA, yang dikembangkan oleh orang Indonesia (Bernaridho). Anda bisa liat detailnya di websitenya.
Anda akan menjumpai beberapa tulisan yang menunjukkan kelebihan NUSA dibanding bahasa pemrograman yang populer sekarang (Pascal, C dan C#). Saya melihat kelebihan NUSA yang ditonjolkan adalah kemudahannya, dicontohkan betapa mudahnya untuk membuat program Hello World !! seperti berikut :
void main()
{
writeline (’Hello’);
}
Terlihat mudah dan sederhana. Bandingkan dengan C# berikut :
using System;
namespace Hello
{
class Program
{
static void Main(string[] args)
{
Console.WriteLine (”Hello”);
}
}
}
Memang dalam contoh tersebut terlihat betapa mudahnya menggunakan bahasa pemrograman NUSA dibanding dengan C#. Tapi apakah hal tersebut (kemudahan dan kesederhanaan) itu bisa tetap dipertahankan untuk membuat aplikasi yang lebih kompleks ? Apakah bahasa pemrograman NUSA bisa digunakan untuk membuat program-program yang skalanya lebih besar? lebih kompleks ? Maksud saya, kita tidak berhenti hanya pada membuat program Hello World saja kan ?
Sampai mereka memberikan contoh penggunaan bahasa NUSA untuk aplikasi yang lebih kompleks, kok saya masih ragu ya ?

Halo.
Saya juga meragukan konsep Bahasa Nusa secara keseluruhan. Saya sudah menuliskan kritik bahasa Nusa secara lengkap. Silakan dibaca di:
http://tinyhack.com/kritiknusa.html
@yohanes : terima kasih atas info anda. Saya sudah membaca tulisan anda. Ada beberapa konsep yang belum saya pahami, sepertinya saya perlu baca-baca lebih dulu sebelum mengomentari tulisan anda tersebut.
Mr. Bernaridho, prove us wrong !! Ayo, anda bisa membuat bahasa pemrograman yang anda impikan itu.
Rasanya sulit berharap banyak dari Nusa ini. Konsepnya yang tidak jelas dan implementasi yang tidak kunjung selesai membuat saya sangat meragukan Nusa. Mudah-mudahan Nusa tidak memakan “korban”…
Saya baru saja hari ini membaca kritikan dari saudara Yohanes Nugroho, dan tentu saja membaca juga di website bapak bernaridho sendiri untuk melihat secara langsung mana sih Nusa itu, ternyata Nusa itu kelanjutan dari Batak yang berubah nama ya ? Soalnya bbrp tahun lalu saya sempat melihat spec awalnya di Ilmukomputer kalo tidak salah (waktu masih kuliah), sekilas mirip sekali dengan pascal, jadi tidak terlalu saya pikirkan, toh pada saat itu masih tahap spec, belum ada implementasi kalo tidak salah. Tapi setelah membaca tadi di websitenya di artikel yang mengkomparasi Nusa dengan bahasa lain (C pada artikel pertama & C# pada artikel kedua), kok saya malah jadi miris liatnya ya ? Saya sangat mendukung bang berna dalam membuat bahasa Nusa ini, tapi kok dari yang saya baca pada Artikel pertama, Nusa hanya menambahkan bbrp keyword untuk memperjelas pembagian modul dan bbrp hal seperti scoping variable yang lebih strict untuk setiap modul, etc yang menurut saya sudah banyak diimplementasikan di bahasa-bahasa modern, bahkan yang non compiled, sehingga kok sangat “jadul” sekali komparasi begini ? Saya tidak melihat ada hal baru yang membuat Nusa worth it untuk dicoba, setidaknya sejauh artikel yang bang berna coba jual (dalam artian promosikan kepada calon usernya), pada artikel kedua bang berna menunjukkan kesederhanaan dan kemudahan Nusa dibanding C#, yang ini saya lebih miris lagi, kok sangat naif sekali membandingkan hanya sebatas contoh progam “hello world”, kalolah hanya itu yang bisa ditunjukan Nusa tentang kesederhanaan, ada banyak bahasa lain yang bisa membuat hello world hanya dalam 1 baris. Intinya semoga Nusa bisa benar-benar menjadi bahasa pemprograman revolusioner, seperti yang bang berna sendiri katakan bbrp kali di websitenya bahwa mungkin hanya dia yang berusaha mengajarkan programming dengan cara yang dicurahkannya dalam Nusa di dunia ini. Dan bukan hanya teknologi lama yang di branding dengan “Made in Indonesia”. Dan tentu saja, semoga apabila nanti sudah diimplementasikan dengan sempurna, specnya dibuka ke khalayak umum rakyat Indonesia ini.
Baca pengumuman di http://www.bernaridho.net . Terimakasih
@bernaridho : saya sudah baca. Saya anjurkan juga pembaca blog ini untuk membaca tulisan tersebut. Saya tidak mempermasalahkan apakah nantinya spesifikasi program anda akan dibuka ke publik, apakah akan gratis atau berbayar. Ya itu semua terserah anda.
Saya hanya tergelitik saja saat anda mempromosikan bahwa bahasa pemrograman NUSA jauh lebih mudah dibanding bahasa pemrograman lainnya. Anda juga menuliskan bahwa NUSA lebih hebat dibanding bahasa pemrograman yang sekarang ini banyak digunakan. Jika anda berani berkata begitu, tentu anda punya buktinya. Contoh Hello World sepertinya kurang mewakili kehebatan NUSA. Ini menurut pendapat saya pribadi dari pengamatan secara sekilas karena saya juga tidak tahu bagaimana detail dan spesifikasi lengkap NUSA.
Saya sudah pernah menulis di komentar sebelumnya,
“Mr. Bernaridho, prove us wrong !! Ayo, anda bisa membuat bahasa pemrograman yang anda impikan itu”
tidak kah terlalu berlebihan membandingkan Nusa dengan bahasa2 pemrograman yang telah sangat matang seperti C, C++, JAVA, C#, Pascal dan sebagainya. Bahasa pemrograman yang di bandingkan dengan Nusa jelas telah memiliki reputasi dalam pengembangan sistem yang sangat kompleks.
Saya tidak menyukai pendapat bung Bernaridho terhadap para pengembang bahasa2 pemrogram tersebut. Anda terlalu underestimated, dan anda juga overestimated terhadap karya anda sendiri. Terlebih lagi perbandingan yang dibuat hanya lah dalam pembuatan aplikasi sederhana Helo World.
Saya penggemar elektronika, biasa saya pake bahasa C atau BASIC untuk memprogram IC ( mikrokontroler 8051 ) dan mengaplikasikannya ke proyek2 sederhana saya seperti pengendali lampu lalu lintas dan lainnya,
pertanyaan buat Pengembang NUSA :
-Bisakah bahasa NUSA di implementasikan ke hardware seperti halnya Bahasa C dan BASIC …?
saya berharap pengembang NUSA ( …tidak sendirian…) meski pengembang pengen bahasa NUSA tetep close source,
Kalo proyek NUSA mau modal yach ikutan saja google ADSENSE…. khan meski sedikit dapat dana…..
……….maju terus NUSA dan pak Bernaridho ……