Ngenet di Warnet - keyboardnya menyebalkan !!

24 08 2008

Bagi yang mengenal saya, pasti akan bingung atau bahkan tertawa jika tahu saya malam-malam seperti ini sedang mengakses internet dari warnet.  Mungkin karena saya sudah tidak ke warnet sejak berbulan-bulan yang lalu.

Sesuai judul, saya kesulitan untuk mengetik post kali ini karena keyboardnya susah sekali digunakan.  Beberapa tombol hilang hurufnya (ini sebenarnya iidak masalah), keras dan susah ditekan (ini yang menyebalkan).  Padahal keyboard yang digunakan bermerek terkenal, Logitech.  Maksud saya bukan merek Logitech itu jelek, mungkin karena terlalu banyak dipakai oleh orang-orang berbeda sehingga menjadi rusak.  Maklum, ini di warnet, pengunjung datang silih berganti.

Anda punya pengalaman seperti saya ?





Yuan @ UKDW

21 08 2008

Logo UKDW

Mulai bulan depan ( September 2008 ) saya akan mulai sibuk dengan kegiatan perkuliahan di UKDW, terutama sebagai koordinator praktikum.  Saya bertugas sebagai koordinator praktikum Struktur Data dan praktikum Pengantar Komputer dan Internet.

Segala hal yang berkaitan dengan kegiatan saya di UKDW akan saya tuliskan di blog saya yang baru, yaitu Yuan’s Lecture Journal.  Saya berencana akan menuliskan kegiatan-kegiatan saya di UKDW pada blog tersebut.

Semester baru telah tiba, semangat baru untuk menjadi yang lebih baik.

Good luck everybody, GBU all.





Marcel dan Dewi Lestari - Gosip dan Rumor

11 08 2008

Saya sudah jarang sekali menonton infotainment, bahkan boleh dibilang saya sudah jarang menonton televisi sekarang.  Yup !  dengan bangga saya berani berkata seperti itu :)

Beberapa waktu yang lalu sempat mendapat kabar mengenai masalah rumah tangga Dewi Lestari dan Marcel.  Seorang sahabat berkomentar : “mana mungkin Marcel mau mengikuti gaya hidup Dewi, yang seperti pertapa.  Karena itu wajar jika sekarang rumah tangga mereka bermasalah”.  Saat itu saya hanya berkomentar : “Oh ya?”.

Baru saja saya membuka blog milik Dewi Lestari, salah satu tulisannya berjudul 10 Most Hillarious, Humorous, and Hideous Gossips I Found. Ternyata apa yang kita tonton di TV dan baca di koran/tabloid/majalah tidak sepenuhnya benar !!  Ada yang beberapa malah menulis berita berdasarkan wawancara imajiner (huahahahahaha….), salah mengutip, bahkan menambah-nambahkan.

Nah, pelajaran yang bisa dipetik : Media massa itu belum tentu selalu benar.  Kadangkala mereka bisa juga menulis berita yang salah/keliru atau bahkan berita bohong !!.

Huahahahahaha…. Dewi, your blog is hillarious. Kapan ya saya bisa punya kecerdasan menulis seperti Dewi Lestari ?  Kapan-kapan mungkin ya.





NUSA, type oriented programming language

31 07 2008

Kemarin saya sempat membaca artikel di PCMedia mengenai bahasa pemrograman NUSA, yang dikembangkan oleh orang Indonesia (Bernaridho).  Anda bisa liat detailnya di websitenya.

Anda akan menjumpai beberapa tulisan yang menunjukkan kelebihan NUSA dibanding bahasa pemrograman yang populer sekarang (Pascal, C dan C#).  Saya melihat kelebihan NUSA yang ditonjolkan adalah kemudahannya, dicontohkan betapa mudahnya untuk membuat program Hello World !! seperti berikut :

void main()

{

writeline (’Hello’);

}

Terlihat mudah dan sederhana.  Bandingkan dengan C# berikut :

using System;

namespace Hello

{

class Program

{

static void Main(string[] args)

{

Console.WriteLine (”Hello”);

}

}

}

Memang dalam contoh tersebut terlihat betapa mudahnya menggunakan bahasa pemrograman NUSA dibanding dengan C#.  Tapi apakah hal tersebut (kemudahan dan kesederhanaan) itu bisa tetap dipertahankan untuk membuat aplikasi yang lebih kompleks ? Apakah bahasa pemrograman NUSA bisa digunakan untuk membuat program-program yang skalanya lebih besar? lebih kompleks ? Maksud saya, kita tidak berhenti hanya pada membuat program Hello World saja kan ?

Sampai mereka memberikan contoh penggunaan bahasa NUSA untuk aplikasi yang lebih kompleks, kok saya masih ragu ya ?





Software piracy does hurts the open source community !!

31 07 2008

Hari ini saya tersentak saat membaca salah satu artikel di downloadsquad mengenai apakah pembajakan software itu sebenarnya mengancam dan melukai komunitas open source.  Jawaban saya, yes, it does !!.

Saya tertarik untuk berkomentar karena kebetulan saat ini saya tinggal di satu-satunya kota di Indonesia (CMIIW) yang sangat mudah untuk mendapatkan software bajakan.  Anda yang tinggal di Jakarta mungkin protes, di “Jakarta juga mudah, tinggal beli saja di Glodok”.  Wew… di Jogja sini tidak perlu membeli.  Hanya dengan uang Rp. 1500 - Rp. 5000 kita bisa menyewa (ya benar saudara-saudara sekalian…. menyewa) dan tidak perlu membeli.

Anda ingin mendengarkan lagu manca/persada yang sedang hits saat ini ?  Biaya sewa 1 CD MP3 hanya Rp. 1000 - Rp. 1500, anda bisa mendapatkan sekitar 150 lagu dalam tiap kepingnya.  Begitu juga dengan game dan software.  Bahkan ada semacam lawakan yang tidak bermutu seperti : semua software harganya Rp. 2500 di Jogja !! Baca entri selengkapnya »