Coldplay – Viva La Vida

Dulu saya pernah posting mengenai promo lagu dari album Coldplay terbaru, yaitu Viva La Vida Or Death and All His Friends.  Salah satu lagu yang ditawarkan untuk didownload gratis adalah Violet Hill.  Hari ini saya mendapatkan keseluruhan lagu yang ada di album terbaru mereka, tentunya untuk koleksi pribadi.

Berikut daftar lagu yang ada di album Viva la vida :

1. Life In Technicolor
2. Cemeteries Of London
3. Lost!
4. 42
5. Lovers In Japan/Reign Of Love
6. Yes
7. Viva La Vida
8. Violet Hill
9. Strawberry Swing
10. Death And All His Friends

Belum bisa komentar dulu, karena baru selesai download dan belum sempat mendengarkan.

Teman saya (Emen, hi Men, kapan ngeblog?) saat mendengarkan track Violet Hill berkomentar : “Ini benar Coldplay yang nyanyi? Gaya musiknya emang Coldplay, tapi suara vokalisnya kayanya bukan vokalis Coldplay (Chris Martin) deh…”

**** Update ****

Ada 2 bonus track, semuanya versi acoustic.  Setelah didengarkan, lagu favorit saya Viva la Vida, serta Lost (Acoustic version).  Mantafffff………

I hear Jerusalem bells are ringing
Roman cavalry choirs are singing
Be my mirror, my sword, and shield
My missionaries in a foreign field
For some reason I can’t explain
I know Saint Peter won’t call my name
Never an honest word
But that was when I ruled the world

Masih terngiang-ngiang di telinga…. 🙂  Yuk bahas arti lagu ini di sini.

Well, bagaimana menurut anda? Apa track favorit anda?

Edifier Speaker Tool 1.01

Anda baru saja membeli speaker? Jika ya, mungkin tools yang satu ini layak untuk anda coba.  Dari beberapa forum audio, saya mendapati beberapa teori yang menarik :

  1. Saat baru beli, potensi speaker belum keluar sepenuhnya
  2. Dengan pemakaian sekitar 40-200 jam, potensi speaker baru keluar

Kondisi saat potensi speaker keluar sepenuhnya biasa disebut “break in”.  Selain speaker, perangkat lainnya seperti earphone, headset, dsb juga akan mengalami fase “break in”.  Salah satu cara yang “alami” adalah menggunakan speaker baru sesuai penggunaan, lama kelamaan akan masuk ke fase “break in”.  Jika anda sudah tidak sabar untuk menanti fase “break in” pada speaker yang baru anda beli, anda bisa menggunakan software Edifier Speaker Tool.

Software ini dibuat oleh Edifier, ditujukan untuk mempercepat proses “break in” pada speaker Edifier.  Walaupun demikian, tool ini bisa dipakai untuk speaker merek lainnya (Altec Lansing, Creative, dsb).  Beberapa orang yang sudah menggunakan tool ini bertestimoni bahwa suara speakernya menjadi lebih baik setelah “break in”.

Sepertinya speaker saya juga belum masuk ke fase “break in” karena jam penggunaan sepertinya masih dibawah 40 jam.  Menarik untuk dicoba 🙂

Anda sudah pernah coba tool ini? Ceritakan bagaimana hasilnya ya…. Atau anda tahu tool serupa lainnya? jangan malu-malu untuk memberitahukannya pada saya.  Siapa tahu saya juga berminat mencobanya

Download Edifier Speaker Tool 1.01 di sini.

I Really Need Real Practice !!

Contrary to what you might believe, merely doing your job every day doesn’t qualify as real practice. Going to meetings isn’t practicing your people skills, and replying to mail isn’t practicing your typing. You have to set aside some time once in a while and do focused practice in order to get better at something.

I know a lot of great engineers — that’s one of the best perks of working at Amazon — and if you watch them closely, you’ll see that they practice constantly. As good as they are, they still practice. They have all sorts of ways of doing it, and this essay will cover a few of them.

The great engineers I know are as good as they are because they practice all the time. People in great physical shape only get that way by working out regularly, and they need to keep it up, or they get out of shape. The same goes for programming and engineering.

Wew….

Practice… practice…. 🙂

dikutip dari Coding Horror : The Ultimate Code Kata

Post Dengan Windows Live Writer

Baru saja saya membaca tulisan Alex Budiyanto di Planet Terasi, Ngeblog Asyik Dengan Windows Live Writer.  Sepertinya menarik.  Langsung meluncur ke TKP untuk download, yaitu dari situs Windows Live Writer untuk mendownloadnya.

setupblog

Masukkan alamat blog, yaitu https://yuanlukito.wordpress.com.  Masukkan juga username dan password yang biasa digunakan untuk login ke blog.

detectingblogsettings

Windows Live Writer akan secara otomatis menganalisa weblog service yang kita gunakan, lalu mendownload beberapa plugin yang sesuai.

weblogconfigcomplete

Windows Live Writer berhasil mengkonfigurasikan segala sesuatunya 🙂

windowslivewriter

Nah, itu tampilannya saat sudah terinstall dan dijalankan.  Menariknya, kita bisa melihat preview dari post kita sebelum mempublishnya.

previewpost

Nah, itu tampilan preview tulisan saya ini.

Menurut saya, tools Windows Live Writer ini menarik dan mudah digunakan.  Fasilitas lainnya yang disediakan juga cukup banyak.  Salah satu diantaranya adalah fasilitas untuk Save Local Draft.  Fasilitas ini memungkinkan anda yang tidak punya koneksi internet permanen di rumah untuk membuat draft tulisan di rumah, lalu saat ke warnet hanya tinggal publish.  Jadi tidak menghabiskan waktu untuk mengetik di warnet.

Apa anda sudah mencobanya?

*** Update ***

Saya menemukan satu “kekurangan”, yaitu tidak adanya fasilitas untuk membubuhi tag

Utak-atik Stored Procedure

Haha… dengan sedikit malu-malu saya mengakui jika selama ini sangat jarang sekali menggunakan stored procedure.  Saya biasanya menyelesaikan masalah dengan menggunakan query demi query.

Well, salah satu keuntungan menggunakan stored procedure adalah pada meminimalkan beban bandwidth pada client ke server.  Jadi proses seluruhnya dilimpahkan ke server.  Client hanya mengirimkan input, lalu server mengolahnya, hasil keluarannya dikirimkan ke client.  Selama ini saya jarang sekali menggunakan stored procedure karena biasanya program yang saya buat merupakan program “stand-alone”, tidak perlu server.

Untuk memulai belajar, saya pikir lebih cocok menggunakan Firebird.  Sepertinya lebih simple jika dibandingkan dengan MSSQL, MySQL atau bahkan Oracle 🙂

Ada yang punya sumber-sumber (artikel, buku, tutorial) mengenai Stored Procedure di Firebird ?

Koneksi Internet Yang “Menakutkan”

Wew…. baru saja baca thread diskusi di Forum Kompas mengenai perbandingan kecepatan koneksi internet.  Sempat bengong liat kecepatan koneksi 50701 kbps…. Gilaaaaaaaaaa……

mau liat “the forbidden king” nya Jet Li dan Jackie Chan.hasil haram download-an.. udah lama gak liat pilem ciaatt ciaat… tadi butuh 36 menit..rekor disini, download haram the kite runner kira-kira 3GB, cuma butuh 8 menit.. cumaa yaa ituu.. sekali ketauan, kena ban 3 minggu..

Wah, saya jadi malu, kalau teringat posting pertama saya di blog ini, memasang hasil test speedtest dengan kecepatan hanya 200-300 kbps

Benar-benar menakutkan, download film 3 GB hanya butuh waktu 8 menit. Wew.. wew… wew… speechless.

*** Update ***

Horreeeee… koneksi internet di tempat saya sudah kembali normal.  Hasil speedtest :

Belum sampai 5070i kbps, tapi sepertinya kecepatan segini sudah lumayan kencang.

Internet Gateway Sementara

Sudah beberapa hari ini koneksi internet di tempat saya mengalami “gangguan”.  Masalah utamanya, jaringan lokal kami tidak bisa menghubungi DNS server milik UGM, sehingga selalu mengalami masalah looking domain bla bla bla…..  Tes dengan “tembak langsung” menggunakan IP Address, berhasil !!  Web dengan IP 66.249.93.104 berhasil dibuka dengan sukses.  Yup, google.co.id.  Sayangnya hanya web itu yang saya tahu IP Addressnya.

Saat dicoba koneksi dengan menggunakan WiFi, ternyata bisa browsing dengan “baik dan benar”.  Ya sudah, sementara koneksi internet dari laptop tersebut saya konfigurasikan untuk dibagi (Internet Connection Sharing).

Well, Michael, jangan coba-coba untuk mematikan komputer/mencabut kabel LAN.  Kami semua bergantung padamu hari ini.