Membuat file .htaccess di Windows

Bagi anda yang membutuhkan file .htaccess dan menjalankan server Apache di Windows, biasanya akan menemui sedikit kesulitan untuk membuat file .htaccess.  Bagi anda yang belum tahu tentang file .htaccess, berikut adalah penjelasan yang cukup detail tentang file .htaccess di Wikipedia.  Jika menggunakan Linux atau Mac OS, tentu tidak akan mengalami kesulitan untuk membuat file dengan nama .htaccess.  Tapi bagi pengguna Windows, anda akan kesulitan membuat file .htaccess dengan cara biasa.

Pesan kesalahan yang muncul jika mencoba me-rename nama file menjadi .htaccess.

Untuk membuat file .htaccess kita bisa menggunakan Command Prompt dan memakai perintah copy con .htaccess.  Berikut adalah langkah-langkahnya :

  1. Jalankan Command Prompt (Start > Run, ketik cmd, lalu tekan <Enter>)
  2. Masuk ke direktori tempat file .htaccess akan dibuat
  3. Ketik perintah : copy con .htaccess <Enter>
  4. Tekan <Ctrl+Z>, lalu tekan <Enter>
  5. File .htaccess berhasil dibuat
  6. File .htaccess tersebut bisa anda buka dengan Notepad atau teks editor lain untuk mengubah isinya.

Selamat mencoba 🙂

Linux Mint 9 “Isadora” X86_64 di Asus K40IN

Hari ini saya berkesempatan untuk mencoba Linux Mint 9, yang diberi nama Isadora.  Linux Mint pada dasarnya adalah Ubuntu 10.04 yang sudah dicustomisasi.  Proses instalasi juga masih sama seperti pada saat menginstall Ubuntu 10.04.

Saya mendownload file image Linux Mint 9 untuk arsitektur 64 bit, berukuran 757.2 MB (Live DVD).  Untuk melihat seluruh versi yang ditawarkan, anda dapat melihatnya di sini.  Karena enggan untuk membuat partisi baru, saya memutuskan untuk menginstall Linux Mint 9 ini di partisi Windows (mirip seperti Wubi di Ubuntu).  Linux Mint juga menyertakan aplikasi untuk menginstall di partisi Windows, yaitu mint4win.exe (Linux Mint for Windows).

Berikut adalah tahapan instalasi Linux Mint 9 dengan menggunakan mint4win pada laptop Asus K40IN.

Urutan instalasi :

  1. File iso yang sudah terdownload, dimount dengan menggunakan Daemon Tools.  Saya memilih langkah ini karena terlalu malas untuk membakar file iso ke DVD 🙂
  2. Jalankan file mint4win.exe untuk memulai instalasi.  Masukkan keterangan yang dibutuhkan, lalu lakukan instalasi.  Anda akan diminta untuk reboot.
  3. Setelah reboot, opsi untuk boot ke Linux Mint akan muncul di bawah opsi boot ke Windows.  Pilih opsi Linux Mint, tekan <Enter>
  4. Tekan tombol <Esc>, lalu tombol <e> untuk mengedit opsi boot, tambahkan kata nomodeset, lalu tekan Ctrl-x.
  5. Proses instalasi akan berlangsung dengan otomatis.  Di akhir instalasi anda akan diminta untuk reboot.
  6. Setelah reboot, kembali pilih opsi Linux Mint.  Tekan tombol <e> untuk mengedit opsi boot.  Kembali tambahkan kata nomodeset setelah kata quiet.  Tekan Ctrl-x.
  7. Anda akan masuk ke login Linux Mint.  Masukkan password yang anda masukkan pada proses instalasi sebelumnya (langkah nomor 2)
  8. Anda akan disambut oleh desktop Linux Mint.  Jika anda terhubung ke Internet, segera install driver Nvidia.  Linux Mint akan memberikan notifikasi untuk menginstall Restricted Driver.  Pilih Activate
  9. Setelah driver Nvidia berhasil didownload dan diinstall, anda akan diminta untuk reboot.
  10. Setelah reboot, anda bisa langsung memilih opsi boot Linux Mint, lalu langsung tekan <Enter>. Tidak perlu lagi menambahkan opsi nomodeset.
  11. Sekarang Linux Mint anda siap untuk digunakan (semua hardware sudah terdeteksi).

Tampilan saat pertama kali masuk ke desktop Linux Mint (terdeteksi restricted driver untuk VGA Nvidia G102M)

Continue reading Linux Mint 9 “Isadora” X86_64 di Asus K40IN

Layar Berkedip di Asus K40IN

Satu bulan terakhir ini saya mulai merasakan ada gejala yang tidak baik pada laptop Asus K40IN saya.  Layarnya mulai berkedip-kedip.  Laptop ini saya beli sejak bulan September 2009.  Semuanya berjalan dengan baik sampai bulan April kemarin.

Layar akan mulai berkedip-kedip jika saya menggerakkan engsel layar saat sedang dinyalakan.  Bahkan pada sudut tertentu, frekuensi berkedip semakin sering.  Gejala ini baru berhenti apabila saya matikan terlebih dahulu, lalu saya geser engselnya dan baru saya nyalakan kembali.

Saya sudah menggunakan driver Nvidia terbaru dari situs Nvidia, saya juga sudah menggunakan driver-driver terbaru dari situs Asus.  Saya baru saja membuka sebuah thread dari pengguna Asus K40IN yang mengeluhkan hal yang sama dengan yang saya alami.  Bahkan ada yang mengeluhkan laptop Asus K40IN-nya langsung hang apabila terkena gelombang radio dari telepon genggam ?

Untuk masalah ini, diagnosa saya, disebabkan oleh masalah sambungan layar dengan motherboard (pada engsel) yang bermasalah.  Buktinya layarnya akan baik-baik saja apabila saya tidak menggeser/mengganti sudut layarnya.

Anda juga mengalami hal yang sama dengan saya?  Apa sudah saatnya dibawa ke Service Center ?

NB :

Ubuntu 10.04 LTS di Asus K40IN

Bagi anda yang menggunakan laptop Asus K40IN dan menemukan masalah tidak bisa boot atau tampilan flicker saat masuk Ubuntu 10.04, berikut ini adalah langkah-langkah yang telah saya lakukan agar berhasil masuk ke desktop Ubuntu :

  1. Pada saat opsi boot muncul, tekan tombol e (untuk menambahkan opsi parameter boot)
  2. Tambahkan kata nomodeset setelah kata quiet
  3. Tekan Ctrl-x untuk boot dengan tambahan opsi tersebut
  4. Kemungkinan besar anda akan berhasil masuk ke desktop Ubuntu dengan resolusi rendah dan tanpa hardware-acceleration untuk VGA.
  5. Langkah berikutnya adalah menginstall package nvidia-current (sudo apt-get install nvidia-current)
  6. Setelah package nvidia-current terinstall, anda harus reboot terlebih dahulu.  Pada boot berikutnya tidak perlu lagi menambahkan opsi nomodeset.
  7. Voila, anda akan masuk ke desktop Ubuntu dengan native resolution dan hardware-acceleration untuk VGA.

Sampai saat ini laptop saya masih menampilkan pesan peringatan (warning) yang kira-kira : Error Probing SMB2 Nforce… tapi sepertinya tidak terlalu pengaruh karena saya tetap dapat masuk desktop dan hardware-acceleration juga berjalan dengan baik

Semoga tips ini membantu 😀